Merti Dusun Sompokan 2026

 

Padukuhan Sompokan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan adat tradisi Merti Dusun Sompokan pada tahun 2026. Kegiatan yang diagendakan setiap tiga tahun sekali ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur seluruh warga masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkah dan rejeki yang dilimpahkan, sekaligus sebagai upaya melestarikan warisan budaya leluhur dan memupuk rasa kekeluargaan serta gotong royong. Rangkaian kegiatan yang erat dengan tradisi ini dimulai sejak tanggal 14 dan 21 Juni 2026 melalui aksi kerja bakti lingkungan secara serentak di wilayah Padukuhan Sompokan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah makam leluhur di makam Si Blimbing serta prosesi lampahan “Mubeng Dusun” pada 25 Juni 2026, yang disusul dengan acara pengajian di Lapangan Bola Voli Sompokan pada 28 Juni 2026.

Puncak kemeriahan acara ditandai dengan pelaksanaan Kirab Budaya pada hari Minggu, 5 Juli 2026, yang berpusat di Lapangan Bola Voli Sompokan. Acara ini diawali dengan upacara merti bumi pada pukul 13.30 WIB yang dihadiri oleh berbagai tamu undangan penting, termasuk perwakilan dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, kelompok masyarakat PATRIS JAWA, Pemerintah Kapanewon Seyegan, dan Pemerintah Kalurahan Margomulyo. Selepas upacara, kegiatan dilanjutkan dengan kirab budaya yang diikuti oleh sekitar 987 peserta dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua, serta melibatkan rombongan guru dan siswa SD N Sompokan. Didukung oleh 26 kendaraan termasuk tim medis, kirab berjalan dengan aman dan lancar melintasi rute yang telah direncanakan sebelum akhirnya ditutup dengan doa bersama pada pukul 17.30 WIB.

Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menarik antusiasme yang sangat besar dari masyarakat luas. Tercatat sebanyak 830 penonton hadir langsung di sepanjang rute kirab, dan lebih dari 2.300 penonton menyaksikan kemeriahan acara melalui platform digital. Selain menjadi ajang pelestarian budaya dan pemersatu warga, Merti Dusun Sompokan juga turut menggerakkan perekonomian lokal dengan melibatkan sebanyak 35 pedagang dan pelaku UMKM di sekitar lokasi acara. Seluruh rangkaian adat tradisi ini kemudian resmi berakhir dan ditutup dengan khidmat melalui acara Genduri dan Pagelaran Wayang Kulit yang digelar pada tanggal 11 Juli 2026 di Lapangan Bola Voli Sompokan.